Hari Pertama UM-PTKIN 2026 di Unsika Kampus 2 Berjalan Lancar, FAI Unsika Catat 456 Pendaftar
Pelaksanaan hari pertama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN 2026 di Universitas Singaperbangsa Karawang berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan seleksi tersebut dilaksanakan di Unsika Kampus 2 dengan dukungan panitia dan seluruh unsur yang terlibat.
FAI UNSIKA — Pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN 2026 turut berlangsung di Universitas Singaperbangsa Karawang, tepatnya di Unsika Kampus 2. Kegiatan ini menjadi salah satu jalur seleksi penting bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi, khususnya pada bidang keagamaan Islam.
Pada pelaksanaan tahun ini, Fakultas Agama Islam atau FAI Unsika mencatat sebanyak 456 calon mahasiswa telah mendaftarkan diri melalui jalur UM-PTKIN 2026. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan studi di lingkungan Fakultas Agama Islam Unsika.
Pelaksanaan UM-PTKIN 2026 menggunakan Sistem Seleksi Elektronik atau SSE. Melalui sistem ini, proses seleksi dilaksanakan secara terukur, tertib, dan berbasis teknologi. Peserta mengikuti tahapan ujian sesuai ketentuan yang telah ditetapkan, mulai dari verifikasi, pengarahan teknis, hingga pelaksanaan ujian.
Sejak pagi, suasana pelaksanaan hari pertama UM-PTKIN 2026 di Unsika Kampus 2 terlihat kondusif. Panitia melakukan berbagai persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan dengan baik. Para peserta juga diarahkan untuk mengikuti tata tertib yang berlaku, termasuk kesiapan identitas peserta, perangkat ujian, serta ketentuan teknis selama pelaksanaan seleksi berlangsung.
Dekan Fakultas Agama Islam Unsika, Dr. H. Akil, M.Pd, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelaksanaan hari pertama UM-PTKIN 2026 di Unsika Kampus 2. Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi bagian dari proses seleksi masuk perguruan tinggi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam menghadirkan layanan pendidikan tinggi yang berkualitas, terbuka, dan berintegritas.
Dekan Fakultas Agama Islam Unsika
Dr. H. Akil, M.Pd juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjadikan pelaksanaan UM-PTKIN sebagai langkah awal untuk meraih cita-cita akademik. Menurutnya, keberhasilan dalam menempuh pendidikan tinggi tidak hanya ditentukan oleh hasil seleksi, tetapi juga oleh semangat belajar, kejujuran, kedisiplinan, dan kesungguhan dalam mengembangkan potensi diri.
Ia menegaskan bahwa FAI Unsika terus berkomitmen mendukung proses penerimaan mahasiswa baru yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem yang baik. Melalui pelaksanaan seleksi ini, FAI Unsika berharap dapat menghadirkan lingkungan akademik yang mampu membentuk mahasiswa menjadi pribadi yang berilmu, berkarakter, dan siap memberikan manfaat bagi masyarakat.
Agenda Pembukaan SSE UM-PTKIN 2026
- Pembukaan oleh MC.
- Sambutan Ketua PMB PTKIN 2026, Prof. Dr. Abd. Aziz, M.Pd.I.
- Arahan dan pemantauan oleh Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag.
- Laporan pelaksanaan SSE dari perwakilan PTKIN.
- Penutup.
Pembukaan SSE UM-PTKIN 2026 dilaksanakan secara daring oleh Panitia Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari koordinasi nasional pelaksanaan seleksi yang dilakukan di berbagai titik pelaksanaan ujian.
Pada hari pertama pelaksanaan, panitia di lingkungan Unsika Kampus 2 turut memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang digunakan selama ujian berlangsung. Koordinasi dilakukan agar peserta dapat mengikuti ujian dengan nyaman dan sesuai prosedur. Kehadiran panitia di lokasi juga menjadi bagian dari upaya memberikan pendampingan teknis apabila peserta mengalami kendala selama proses seleksi.
Selain itu, pelaksanaan UM-PTKIN 2026 juga menjadi wujud dukungan FAI Unsika terhadap sistem penerimaan mahasiswa baru yang semakin modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan sistem seleksi elektronik, proses ujian diharapkan berjalan lebih efektif, efisien, dan tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh peserta.
FAI Unsika berharap pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di Unsika Kampus 2 dapat terus berjalan lancar hingga seluruh rangkaian ujian selesai. Dengan jumlah pendaftar yang mencapai 456 calon mahasiswa, jalur UM-PTKIN 2026 menjadi momentum penting bagi FAI Unsika dalam memperluas akses pendidikan tinggi keagamaan Islam bagi masyarakat.
Pelaksanaan hari pertama ini juga menunjukkan kesiapan FAI Unsika dalam mendukung agenda nasional penerimaan mahasiswa baru. Melalui sinergi antara pimpinan fakultas, panitia, tenaga kependidikan, dan seluruh pihak yang terlibat, kegiatan UM-PTKIN 2026 diharapkan dapat memberikan pengalaman seleksi yang tertib, aman, dan bermakna bagi seluruh peserta.
Dengan terselenggaranya UM-PTKIN 2026, FAI Unsika menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam mencetak generasi akademik yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki fondasi nilai keislaman, integritas, dan kepedulian sosial.